welcome to the page

welcome to the page
Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Oktober 2013

A Taste, Sebuah Rasa...??


kopi itu pahit,
gula itu manis,
cuka itu asam,
garam itu asin,
cabe itu pedas....
semua ada rasanya....


lalu ini apakah?
sebuah rasa jugakah?
rasa nyaman, rasa bahagia, rasa sedih, rasa kecewa...
rasa marah, rasa cemburu, rasa bangga, rasa terluka...

apakah hanya yang bisa dirasakan oleh panca indera saja yang bisa disebut rasa...??
mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit...
mereka panca indera...
lalu ini apa?
apa yang terselubung di dalam badan ini tidak disebut indera??
yang tersembunyi ini, apa?
yang paling bisa merasakan apa yang tidak dirasakan oleh indera lainnya,
apakah bukan indera?
yang dirasakan olehnya,
apakah bukan rasa...??

entah,
entah ini rasa apa...
yang kutahu, ini hanyalah sebuah rasa...

Bertahan dalam Abu-abu...

Karena aku tahu, memang ada sesuatu di balik tiap tatap matamu. Hanya saja, lagi-lagi terhalang sesuatu. Ada sesuatu yang sangat besar yang menghalanginya, hingga pada akhirnya hanya terhenti sebatas di tatapan mata dan sesungging senyuman saja. Tak perlu kau ungkapkan, tak perlu aku dengarkan, cukup hati ini merasakan, karena dari tiap tuturmu di setiap percakapan kita, dari situ aku merasakannya.



Dan tentang aku, biarlah juga kau hanya menerka-nerka. Bukankah selama ini kita bisa berjalan dalam abu-abu? Bisa tetap saling memperhatikan meski sedikit cahaya? Bila kita tetapkan kau hitam dan aku putih, maka semakin jelaslah semua, semakin nyata bahwa kita tidak akan pernah mungkin bisa. Kita sudah tahu apa yang bisa dan apa yang tak bisa dipaksa, karena kita memang tahu batasan kita, maka biarlah begini saja...






  25-10-2013, 11:22 WIB
  aku dan kamu,
  tersimpan satu cerita,
  mungkin terselip rasa...

*backsound : Your Guardian Angel - Red Jumpsuit Apparatus*

Kamis, 05 September 2013

aku, bumi, dan hujan...

bumi ingin memelukku, hujan ingin memeluk bumi, dan aku ingin memeluk hujan... *sebuah persimpangan*



hari ini hujan turun lagi, ia datang dengan ribuan tetesnya, seperti biasa...
ia yang tak pernah berjanji, tapi selalu kembali lagi...
itulah hujan...
dan ia datang untuk memeluk sang bumi,
ia tak ingin bumi merasa sepi...


aku berdiri sendiri di sini...
di bumi ini aku berpijak...
bumi yang begitu kucintai,
ia yang selalu memelukku,
dekapan hangatnya seolah tak ingin lepaskan aku...
masih panjang perjalananku di bumi...
bumi ingin selalu memelukku...
sementara aku di sini, selalu menatap ke langit,
langit hari ini kelabu,
ketika hujan datang, aku segera memburu,
ingin kupeluk tetesan hujan itu...

tapi apa dayaku?
mereka hanya tetesan, yang tak mungkin kupeluk...
hanya saja, mereka mengguyurku...
menenggelamkan aku dalam dekapannya yang dingin...

kini aku berada di sebuah persimpangan...
bumi ingin memelukku,
hujan ingin memeluk bumi,
dan aku ingin memeluk hujan...
tiga keadaan yang terjadi secara bersamaan...
keadaan ini membingungkan,
namun aku tak bisa lari dari keadaan...

Sabtu, 24 Agustus 2013

secret admirer... hmm...??

dan lagi-lagi aku hanya terdiam memandangmu dari kejauhan...
entah kenapa, setiap kali kau muncul di depanku,
pesonamu seakan-akan membiusku...
seolah-olah semuanya bergerak lambat,
bahkan terkadang waktu seperti terhenti...
fokusku hanya tertuju padamu...

dari kejauhan aku memandangmu...
setiap kau muncul di hadapanku,
seperti ada angin segar yang berhembus menyejukkanku...

pernah suatu kali, ketika kita berpapasan...
mata bertemu mata,
tapi mulutku terkunci, tak keluar satu pun kata...
hanya senyum yang berbicara...

entah, kau ini makhluk apa...
karenamu, terkadang aku seperti es yang membeku...
karenamu, mendadak aku diam seperti patung, membisu...
dan karenamu juga aku meleleh bagai lilin terbakar api...

Sabtu, 26 Maret 2011

Sang Penjaga Hati...


aku bukannya lari dan benar-benar melupakanmu, tapi aku hanya mengubah perasaanku,

mungkin aku boleh lelah, mungkin aku memang tak sabar, tapi aku tak akan membencimu...

mana bisa aku membencimu...

aku harus realistis, aku hidup di dunia yang masih terus menjalankan tiap detiknya, dan tak mungkin tiap detik itu hanya kuhabiskan untuk menunggumu, mengharapmu menyadari aku...

satu hal yang riskan, yang hanya sedikit peluangnya, yang tak ada jaminannya...

aku tak mau pertaruhkan persahabatan kita hanya demi rasa yang tak jelas dari mana asalnya....

aku hanya ingin kita tetap seperti ini sampai kapanpun, sampai maut yang pisahkan kita...

jadi, sudah kuputuskan,

perlahan akan kubunuh rasaku padamu,

perlahan, biarlah dia yang masuk ke hatiku....

tak ada yang tahu,

jika Tuhan memang memilih kita, suatu saat nanti pasti akan bertemu...

jika Tuhan memang menghendaki, suatu saat nanti pasti kita akan bersama...

terima kasih atas segala pengalaman yang telah kau bagi,,

terima kasih atas segala masukan yang kau beri...

kuharap kau tetap menjadi sang penjaga hati....

Selasa, 15 Maret 2011

Syukurku


Betapa agung karyaMu,
Betapa indah jalan ceritaku di tanganMu...
Aku seperti tokoh utama...
Alur yang tak terduga, penuh kejutan...
Setiap hari selalu berbeda...
Tokoh-tokoh hebat yang menghiasi cerita...
Sungguh indah hidupku dalam rancanganMu...
Tak pernah aku menyesal atas apa yang terjadi dalam hidupku...

Sabtu, 12 Maret 2011

Aku dan Kesunyian


Ini hanya tentang aku dan kesunyian
Di mana ada kesunyian di tengah larutnya malam, di sanalah aku terjaga
Bersama sejuta angan yang tak dapat kuungkap dengan kata2..

Kini hanya mampu bertanya, di mana aku dapat tumpahkan segala angan tanpa menimbulkan pertanyaan "apa", "mengapa", dan sebagainya?
Tidak adakah seorangpun yang bisa terima pernyataan tanpa meminta alasan?

Ini soal hati, tentang perasaan, tentang kesukaan,

Aku akan lakukan bila aku suka, dan jangan pernah tanyakan alasannya..
Karena aku pasti hanya akan menjawab "KARENA AKU SUKA"...


Aku suka keheningan,
Aku dapatkan di dalam kamu,
Dan aku suka kamu..
 


Tentang Aku


Ini hanya tentang “aku”
Ya, hanya tentang “aku”
Yang terus sibuk dengan dunianya sendiri
Terus sibuk dengan khayalannya sendiri
Yang tak peduli dengan apa yang ada di dunia nyata
Tak mau peduli dengan apa yang terjadi di depan mata...

Itu tentang “aku”
Tentang “aku” yang dulu
Sebelum hatinya Kau sentuh dengan caraMu yang paling lembut
Sebelum dia bertemu dengan orang-orang hebat utusanMu...

Masih saja tentang “aku”
Tentang “aku” yang terkadang masih bimbang
Yang terkadang masih tenggelam dalam masa lalu kelam
Terkadang masih bingung dengan pilihan-pilihan yang dunia tawarkan

“aku” seringkali terlalu fokus dengan satu hal
Sehingga dia tak pernah sadar bahwa masih banyak hal indah di sekitarnya
“aku” seringkali sibuk dengan pikiran-pikiran rumit
Padahal banyak orang yang begitu menyayanginya,
Yang siap sedia membantunya bila dia mau terbuka...

Namun pada akhirnya, “aku” sudah mulai menyadari beberapa hal
Dia sadar bahwa telinga dan mata tak boleh menjadi tuli dan buta
Dia sadar bahwa hati harus selalu mampu menerima dengan terbuka
Terlebih lagi dia sadar,
Di dunia ini bukan hanya dia penghuni satu-satunya...